
Jakarta – Pemerintah terus meningkatkan kesiapan transportasi publik guna memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa seluruh pihak terkait telah bekerja sama untuk menjamin keamanan serta kenyamanan perjalanan pemudik.
Menurut AHY, kementerian dan lembaga yang bertanggung jawab atas arus mudik dan balik tetap siaga dalam mengatasi berbagai potensi hambatan di lapangan.
“Kami terus memantau situasi dan memastikan semua strategi yang telah disiapkan dapat berjalan dengan optimal,” ujar AHY.
Kementerian Perhubungan juga telah menyiapkan langkah-langkah khusus guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi saat arus balik.
AHY menyebut puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6-7 April 2025, sehingga kebijakan yang diterapkan diharapkan dapat mengatur lalu lintas dengan lebih baik sebelum dan sesudah tanggal tersebut.
“Kami berharap dengan koordinasi yang solid dan pemantauan ketat, perjalanan pemudik bisa lebih nyaman dan aman,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi memastikan kesiapan Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dalam menghadapi lonjakan pemudik yang kembali ke kota asal. Saat meninjau langsung sarana dan prasarana di pelabuhan, Menhub ingin memastikan bahwa seluruh sistem berfungsi dengan baik.
“Saya ingin melihat langsung kesiapan teman-teman di lapangan agar pelayanan semakin baik,” kata Menhub.
Beberapa strategi telah disiapkan di Pelabuhan Bakauheni, seperti sistem clustering untuk mempercepat proses bongkar-muat kapal, delaying system guna menghindari kepadatan, buffer zone sebagai area tunggu kendaraan, serta penyediaan kantong parkir tambahan.
Menhub juga memastikan bahwa jumlah armada kapal cukup untuk mengakomodasi pemudik arus balik. Sebanyak 67 kapal disiapkan, dengan 40 kapal di antaranya akan aktif melayani penyeberangan.
Selain itu, Pelabuhan Wika Beton dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya juga dioperasikan untuk mendukung kelancaran transportasi.
Data PT ASDP Indonesia Ferry mencatat, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera selama periode H-10 hingga Hari Lebaran mencapai 225.400 unit, sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, jumlah penumpang meningkat sebesar 3%, mencapai 885.828 orang.
Menhub berharap arus balik dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak dapat berlangsung lancar sebagaimana arus mudik sebelumnya.
Dengan persiapan yang matang, pemerintah optimistis arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pemudik.
****